Menu Hari ini:

Kelas saya sekarang

Kehidupan di Okazaki dan Jepang

Latar Belakang

Tempat untuk dikunjungi

Komentar dan Petunjuk Hari ini

 

Latar Belakang

   

Biasanya orang-orang memangil saya dengan nama Lili karena Suryaningsih biasanya sukar untuk diucapkan oleh orang asing. Suryaningsih adalah nama Indonesia saya dan ya... ini adalah nama saya satu-satunya, saya tidak mempunyai nama keluarga. Saya telah ditanya sering kali dan mendapatkan kesukaran disana sini contohnya ketika mengisi formulir karena tidak mempunyai nama keluarga. Untuk orang Indonesia, ini adalah bukan hal yang aneh untuk tidak mempunyai nama keluarga.

Saya datang dari Bandar Lapung, satu kota kecil di pulau Sumatera, Indonesia. Tetapi saya telah menghabiskan banyak waktu di luar negeri. Saya pergi ke Singapura ketika berumur 12 untuk mendapatkan pengajaran SMP dan kemudian pindah ke Australia untuk melanjutkan SMA and Universitas. Hidup jauh daripada keluarga bukanlah hal yang mudah. Saya mempunyai banyak pengalaman manis dan pahit... tetapi saya pikir itulah kehidupan . Saya belajar untuk berbagi, tinggal bersama sesama dan juga tabah. Saya mempunyai masa remaja yang unik dan tidak pernah sekalipun menyesali apapun yang telah saya jalani.

Saya suka sekali berwisata dan mengenal orang-orang dari seluruh penjuru dunia. Saya telah bertemu dengan orang-orang yang menarik daripada berpindah dari tempat ke tempat, setiap pengalaman mengajarkan saya pelajaran baru dan telah membantu membuka mata saya untuk melihat kehidupan dari banyak sisi. 

Sebelum saya datang ke Jepang saya telah menyelesaikan Sarjana muda dengan honor di jurusan Information system dari Universitas New South Wales, Sydney dan sekarang sedang mengerjakan sarjana di Business system dengan Universitas Monash, Melbourne lewat distance learning. Saya merasa jenuh dan lelah menghadiri kuliah oleh karena itu saya memutuskan mengapa tidak belajar bahasa Jepang saja...

 

Kelas saya sekarang

 

Saya sekarang bersama kursus ACCP, kursus terintensif yang tersedia di Yamasa. Kursus ini tersedia hanya untuk kelas pemula sampai tingkat menengah. Sebelumnya, saya telah belajar Jepang selama setengah tahun di kota Peking tetapi walaupun bagaimanapun datang ke Jepang adalah pilihan terbaik jika anda benar-benar berpikir serius untuk belajar bahasa ini. 

Setiap hari saya harus menghadiri 6 jam kelas kecuali hari Jumat hanya 4 jam. Ini termasuk lumayan sulit tetapi saya merasa sangat senang telah memilih kursus ini karena saya mempunyai guru-guru dan teman-teman yang baik. Saya sangat menyukai mereka. Kami melewati banyak waktu gembira bersama di dalam dan di luar kelas. Kami adalah satu grup yang suka berpesta saya kira... huhh.huhhh... dan biasanya saya adalah "Junbi Girl" di dalam kelas yang menyimpan semua piring-piring, cangkir, alat-alat makan, dll untuk pesta. Tetapi boleh juga lah...

 

Temui beberapa guru dan teman kelas saya

 

Sekarang ini di kelas saya ada 7 murid, 3 dari Cina, 2 dari Hongkong, 1 dari Taiwan dan saya adalah satu-satunya orang Indonesia. Sebelumnya kami juga mempunyai teman kelas dari Singapura, Perancis dan Denmark.

 

 

 

 

 

Temui Yokozawa sensei dengan celana dan gayanya yang terkenal. Ingin tahu mengapa?

Tori sensei (di tengah) dengan dua anak yang teraneh dan tergila di kelas saya. 

 

Satu keluarga bahagia... hehheh... J

Sakai sensei (di tengah) adalah guru wali kelas kami. 

Tsuruda sensei

“Cake sensei” Dia senang sekali membuat kue

  Haruki sensei

Travel sensei kami

 

Nikmati beberapa daripada aktivitas kelas kami

 

 

Ketika piknik di Gamagoori

"Maria beraksi... memberi para guru tes selalu menyenangkan!!!

Guru-guru menari... Murid-murid bernyanyi... (Dancing queen)

Cukup adil?

Bermain "Tebak-tebakan" setelah menikmati makanan Taiwan yang lezat. Tebak siapa yang tidak beruntung?

"Kelas masakan Jepang" di Villa apartemen saya. 

"Itadakimasu"...Hmmm…“oishii”

 

Senang...senang... tetapi tentunya kami juga tetap belajar. Setiap hari ada tes kecil dan tes besar setiap 2 minggu... hhmm... krkrkrrr.... 

Mau tahu lebih banyak tetang kami? Kunjungi Homepage kelas kami di: 

http://www.geocities.co.jp/CollegeLife-Library/6382 (sori hanya di bahasa Jepang saja)

 

 

Kehidupan di Jepang dan Okazaki

 

Kehidupan di Jepang selalu senang dan menarik. Saya datang ke Jepang kira-kira 41/2 bulan yang lalu. Tepatnya ketika musim semi. Saya beruntung karena dapat melihat bunga sakura, festival Jepang dan bahkan berpartisipasi di dalam satu daripada festival. 

 

Festival

 

 

Sakura Festival di Okazaki... Saya bertemu beberapa orang Jepang yang ramah dan bahkan seorang nyonya memberikan saya bunga

Bunga Sakura (di belakang) sangattt.... indah

Musim semi telah selesai dan musim panas datang. Bersiaplah untuk dipanggang hidup-hidup. Tetapi musim panas menawarkan salah satu kembang api yang terbesar di Dunia. 

 

Giliran para ce... untuk membawa Yamasa omikoshi. Kami semua memakai jubah "Hapi"

Wasyoi!!!

Obon adalah liburan musim panas terakhir yang akan anda dapat. Saya kira liburan di Jepang termasuk lumayan jarang. Di sini saya juga bertemu orang Jepang yang ramah yang memberikan saya bola air tradisional "Mizuhusen". Cara untuk memainkannya sama seperti yo-yo.

 

Merasakan Kehidupan Jepang

 

Pengalaman Home Visit

 

Satu bulan yang lalu, saya pergi ke Home Visit dan tinggal bersama keluarga Jepang untuk berakhir pekan. Ini diaturkan oleh Yamasa dan Hippo Family Club, satu organisasi yang terbentuk daripada grup sukarelawan dengan tujuan pertukaran budaya. Saya benar-benar melewati waktu gembira bersama keluarga, kami menikmai hidangan thai untuk makan siang kemudian pergi ke banyak tempat termasuk, taman, akuarium, kuil, pantai bahkan berlayar. 

Pernah terpikir bagaimana rasanya mengajar orang Jepang menyanyikan lagu negara sendiri? Nah.... sebelum pulang ke rumah bersama keluarga home visit, kami pertama-tama bergabung di dalam satu aula dimana kami (pelajar Yamasa) memperkenalkan diri kepada host famili dan mepersembahkan kepada mereka permainan ataupun kegiatan-kegiatan negara kami masing-masing. Di dalam kesempatan itu, saya mengajarkan mereka bernyanyi satu lagu pendek anak Indonesia (Satu-satu). Lagu itu berartikan mencintai orang-tua, adik dan kakak. 

 

Saya menyanyikan lagu satu-satu dengan anggota Hippo Club

Siapa berani menang? Megumi chan... sedang berusaha untuk menangkap udang kecil di dalam akuarim. Bukankan ia sangat lucu? 

Di Pantai... bermain dengan air... basah... basah... saya, Megumi chan dan host mum, host dad sedang mengambil foto ini. 

 

Pengalaman Home stay 

 

Setelah melakukan Home visit saya berpikir bahwa pergi ke Home stay adalah ide yang baik...

 

Nenek daripada host famili mengajarkan saya bagaimana merangkai bunga ala Jepang "Ikebana"

Keanggunan daripada tea ceremony akan selalu menjadi salah satu favorit saya.

Siapa yang akan percaya bahwa saya dapat memainkan "Koto" alat musik tradisional Jepang. (Hanya lagu Sakura-sakura :P) 

Kimono? Bagaimana rupa saya?

 

 

Pengalaman-pengalaman menarik lainnya

 

Menggunjungi sekolah dasar

Kegiatan pertukaran budaya lainya ketika saya tinggal adalah menggunjungi sekolah dasar. Bertemu dengan anak-anak Jepang adalah pengalaman yang seru. Saya saat itu sangat gugup tetapi semuanya berjalan lancar. Saya merasa lega sekali. Semua daripada anak-anak sangat hangat dan manis bahkan ada seorang anak perempuan yang menggandeng tangan saya ketika saya tiba dan saya kira ada juga beberapa yang segugup saya. 

Mereka membuat "onigiri" bola-bola nasi untuk kami dan mengajarkan kami beberapa permainan Jepang seperti sumo, takeuma, otedama dan mereka dengan sabarnya mendengarkan pidato Jepang kami yang "lambat". Sebagai gantinya, setelah pidato kami mengadakan kuis-kuis dengan hadiah dan mengajarkan mereka tarian "Hokey pokey". 

 

Mengajar kelas memasak?

Saya juga telah mengajar satu kelas memasak.... membuat Mie Goreng dan Pastel Goreng di Aoi Hall bersama dengan beberapa ibu rumah tangga Jepang. Hanya salah satu daripada mereka pernah makan makanan Indonesia sebelumnya. Saya merasa sangat lega karena mereka menyukai makanan yang dibuat dan bahkan juga suka sambal Indonesia J. Benar-benar menarik!!

 

Kelas Karate 

Sebelum datang ke Jepang, saya tidak pernah terpikir untuk melakukan karate... tetapi kemudian... 3 daripada teman-teman saya sangat bersemangat untuk berlatih dan kadang-kadang bercerita tentangnya oleh karena itu saya mencobanya dan ternyata menyukainya. Walaupun setelah kelas pertama kaki saya sakit untuk paling sedikitnya 3 hari. Saya tentunya masih pemula dengan ban putih dan satu teman saya bercanda ketika saya mencuci ban itu. Ia berkata "Hei, kamu tidak seharusnya mencuci ban itu... ban itu seharusnya berubah hitam dengan waktu... " yaa.... nah... sekarang anda tahu kan mengapa orang-orang pada lari ketika bertemu dengan seseorang berban hitam huhh..huhh... Kebanyakan daripada senior (senpai) saya adalah anak-anak SD dan SMP dan lumayan memalukan karena mereka dapat melakukan banyak hal-hal keren dan tendangan tinggi... benar-benar menyenangkan dan sekarang saya selalu menanti ke setiap latihan. 

 

Tempat-tempat untuk dikunjungi

 

Ada beberapa tempat di sekitar yang dapat anda kunjungi... 

 

Taman dan Kastil

 

Banyak tempat-tempat terkenal di Jepang termasuk kastil. Ada satu kastil yang cukup dekat dengan Yamasa. Jika anda ingin menggunjungi kastil Okazaki anda dapat bersepeda ke tempat ini atau naik kereta ke stasiun Higashi Okazaki dan berjalan jaki. Ini adalah tempat pertama yang saya kunjungi di Okazaki :). Taman Okazaki adalah salah satu tempat dimana banyak kegiatan, piknik, festival, kembang api diselengarakan. Anda dapat melihat orang-orang Jepang yang sedang berpiknik di tepi sungai, bbq (yakiniku), minum bir, mengobrol...hmm... oishisou... 

Lihat kertas putih yang terikatkan pada kawat. Di situ adalah tempat dimana anda mengantungkan keinginan anda. 

 

Juga ada Kastil Nagoya. Ini tentunya lebih besar daripada kastil Okazaki dengan banyak toko-toko menjual cindera mata. Saya memerima foto ini dari satu orang Jepang yang saya temui. Ini adalah pemandangan Kastil Nagoya ketika musim gugur. Saya berharap dapat melihat daun merah sebelum saya pulang... 

 

Apakah anda dapat membedakan antara kastil Okazaki dan kastil Nagoya? 

 

Denpark 

 

 

 

Saya mengunjungi tempat ini bersama beberapa teman ketika musim semi. Taman ini bukanlah taman yang besar tetapi tempat yang cocok untuk berpiknik. Anda dapat membawa makanan sendiri (bento) dan duduk diatas rumput menikmati angin sepoi dan bunga berwarna-warni. Bukankan bunga-bunga ini sangat indah?

Untuk mencapai taman ini naik kereta dari stasiun Okazaki sampai stasiun Anjo dan bis yang akan membawa anda sampai ke pintu muka Denpark. Untuk memasuki taman ini mengenakan biaya 600 yen. 

 

Paket Makan sepuasnya - Paket satu hari 

 

Jika anda suka makan... Takayama terkenal untuk daging sapi. Saya pergi ke sana hanya minggu lalu. Tujuan daripada perjalanan ini adalah untuk makan daging sapi dan melihat kota tua Jepang. Kami pergi dalam tur bis pada pagi hari dan balik pada malam hari. 

Perjalanan ini lumayan melelahkan, karena kami menghabiskan kira-kira 4 jam hanya untuk mencapai Takayama dan kemudian makan sepuasnya daging sapi Takayama. Benar-benar lezat.... Saya memberi tahu teman saya, setelah ini kami tidak akan pernah berpikir untuk makan di baiking (tempat lain untuk makan sepuasnya dekat dengan tempat kami). Ada beberapa tempat makan sepuasnya di sekitar... hanya jangan sering-sering pergi ya... hehhe....  :) atau anda dapat pergi ke tempat lainya seperti 100 yen sushi, restoran okonomiyaki, dll

Ini adalah tur bis pertama saya di Jepang. Sangatlah menarik untuk melihat bagaimana mereka memberikan tamu-tamu teh, kipas, kartu point dan juga tawaran spesial untuk tur selanjutnya. Pemandu kami berbicara seharian penuh (kami mendapatkan pelajaran mendengar seharian) dan kemudian menonton satu film jepang kuno dan juga mendengarkan lawak Jepang. Tetapi pada akhir perjalanan kami merasa gembira karena kini kami dapat mengerti bahasa Jepang sedikit-sedikit. 

Ada lebih banyak variasi daripada paket "all-you can eat" dan juga paket perjalanan lainnya. Jika anda tertarik, anda dapat mengikuti paket makan sepuasnya buah persik, paket makan sepuasnya buah anggur, paket makan sepuasnya yum cha, dll... atau jika anda salah satu penggemar permandian air panas (onsen), hiking, dll... mereka juga mempunyai paket satu hari yang akan membawa anda ke tempat-tempat menarik ini. 

 

Kehidupan malam & Akhir pekan 

 

Hmmm.... Sekarang setelah dipikir-pikir saya kira saya merindukan keluar di malam hari... belakangan ini saya tidak keluar pada malam hari sesering dahulu... lumayan sedih juga... di Okazaki kebanyakan pelajar mungkin pergi minum di "Izakaya" pub Jepang dan Karaoke, atau makan malam anda mempunyai pilihan makanan Cina, Barat, Italia, India ataupun Jepang tentunya. 

Bioskop? Pergi ke bioskop sangat mahal di Jepang, akan memakan biaya kira-kira 1,600 yen hanya untuk melihat satu film saja. Untuk anda yang mempunyai video atau dvd player, anda dapat menyewa kaset video atau dvd dari toko-toko lokal dan akan memakan biaya kira-kira 300 yen per film (tentunya jangan berharap terlalu banyak untuk mendapatkan semua pilihan film terbaru). 

Makan pagi akhir pekan? jika anda ingin makan makanan pagi yang banyak dan lezat, anda dapat pergi ke Mc Donalds (tidak terlalu mengembirakan huhh) atau mungkin ke pertokoan di Jusco mereka mempunyai seleksi daripada hot cakes, telur dan sosis,dll... tetapi tidak ada yum cha ok... kecuali anda pergi ke Yokohama... hehehhe... :P 

Tinggal di rumah? mungkin bukan ide yang jelek... beristirahat dari hari-hari sibuk, bersantai, membersihkan kamar, nonton TV?

 

Komentar dan Petunjuk Hari ini

 

Ada banyak tempat yang dapat anda kunjungi di Jepang. Sistem transportasi Jepang sangat praktis dan anda dapat pergi ke tempat manapun yang anda ingin kunjungi dengan mudah kecuali juga dengan kenyataan bahwa tarif juga lumayan mahal. Bersedia untuk membayar kira-kira 1200 yen hanya untuk mencapai stasiun Nagoya lewat JR tidak termasuk tarif kereta bawah tanah. Bagi anda yang menyukai berwisata, mungkin saja lebih baik untuk mengikuti tur lokal dibandingkan daripada pergi sendiri karena kadang-kadang anda dapat mendapatkan spesial paket. Ditambah anda mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang jepang dan berbicara dengan mereka (cara yang baik untuk melatih kemampuan  bercakap dan mendengar).

 

Okazaki terletak di Central Jepang oleh karena itu sangat mudah untuk pergi ke Tokyo, Osaka, Kyoto dan Nara. Jika anda ingin pergi ke tempat jauh dan memegang visa turis anda dapat membeli satu minggu pas di negara anda sendiri yang memungkinkan anda untuk pergi kemanapun di Jepang. Jika anda memegang visa pelajar, cara termurah untuk berpergian adalah untuk membeli tiket Seishun18 tetapi hanya berlaku untuk kereta biasa saja. Harga tiket ShinKanSen and Pesawat kadang-kadang mirip. 

 

Jika anda pergi sendirian dan memesan Youth Hostel akomodasi, anda mungkin ingin memeriksa apakan mereka mempunyai kamar mandi tersendiri atau hanya permandian umum yang mungkin saja bisa menjadi pengalaman yang mengerikan ataupun memalukan bagi anda yang tidak terbiasa dengan permandian umum. 

 

Ada banyak makanan enak di sekitar. Tetapi jika anda merindukan masakan Indonesia atau sambal, saya pikir lebih baik untuk membawanya sendiri karena selama ini saya belum pernal melihat restoran indonesia atau toko-toko yang menjual bumbu-bumbu untuk masakan Indonesia di daerah lokal.

 

Waktu belanja... ce... ce... Jepang mengadakan big sale sekitar akhir Juli dan Agustus... Baju di Jepang bisa benar-benar mahal tetapi mereka mempunyai desain yang menarik. Shopping center terdekat adalah Jusco dan Seibu. Untuk keperluan sehari-hari/ makanan anda dapat membelinya dari supermarket Yamanaka, Seiyu atau Jusco dan mereka mengadakan hari 100 yen sekali dalam seminggu (Selasa untuk Seiyu/Jusco dan Rabu untuk Yamanaka). Tempat termurah untuk membeli keperluan lain seperti alat-alat tulis, piring, gelas, dll... adalah toko 100 yen (di Nakai Center atau Seiyu). 

 

Membeli barang-barang elektronik? Digital camera, komputer, dll... kebanyakan orang akan pergi ke Osu di kota Nagoya. Anda perlu untuk menaiki kereta bawah tanah ke stasiun Osu. Di sana banyak terdapat toko-toko yang menjual barang-barang menarik. Kadang-kadang anda bahkan dapat tawar menawar dengan mereka... kadang-kadang berhasil tetapi di lain waktu tidak... tetapi coba-coba saja... anda tidak akan pernah tahu... :)  

 

Membeli buku... perlu istirahat? Pergi ke Maruzen in Sakae (Nagoya). Saya dengar ini adalah toko buku terbesar tetapi Takashimaya di stasiun Nagoya juga mempunyai seleksi yang cukup banyak. Tempat murah untuk membeli buku Jepang adalah toko buku bekas. Jika anda hanya ingin membeli buku anak-anak untuk membantu kelancaran membaca, anda dapat membelinya semurah 100 yen saja per buku. Ada satu toko dekat dengan Jusco. 

 

Bagi anda penggemar berat olah raga Jepang seperti sumo atau baseball (Yakyu) anda dapat menonton pertandingan di Nagoya Dorm. Sumo di bulan Juli. 

 

Mempunyai sepeda sendiri adalah ide yang baik. Ini akan mengurangi waktu perjalanan anda ke tempat-tempat sekitar ataupun ke stasiun Okazaki. 

 

Terakhir... Jika anda mempunyai kesempatan untuk berpartisipasi di aktivitas apapun cobalah. Itu akan menjadi pengalaman yang berarti. Dengan semua kegiatan untuk dilakukan, siapa yang tidak akan sibuk?

 

Kyoto

Nara

Five lakes, Fuji

 

Selesai